Rabu, 19 Mei 2010
Rabu, 12 Mei 2010
fisika semester 4 smk
listrik dinamis
A. Arus Listrik & Beda Potensial
Arus listrik ditimbulkan karna muatan listrik yang berpindah atau muatan listrik yang bergerak.
Yang perlu diingat :
- Ada 2 muatan listrik, yaitu muatan positif dan muatan negatif
- Muatan positif ada pada inti atom, muatan negatif ada pada elektron.
- Elektron dapat pindah dari satu atom ke atom lain sedangkan inti tidak dapat pindah.
- Atom-atom penghantar (konduktor) memiliki elektron-elektron bebas yang sangat mudah berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain di dalam penghantar itu.
- Muatan listrik dapat bergerak (mengalir) jika ada beda potensial (tegangan)
1. Kuat Arus Listrik
adalah jumlah muatan yang mengalir melalui penampang suatu kawat penghatar persatuan waktu.
remus :
i = q/t
q = jumlah muatan yang mengalir (coulumb)
t = waktu (detik)
i = kuat arus listrik (ampere (A) )
1 ampere = 1coulumb/detik
Rumus Hukum Ohm :
i = v/R atau V = i R
- i = kuat arus (Ampere)
- v= tegangan atau beda potensial (volt)
- R= hambatan (ohm)
ALAT-ALAT OPTIK
Mata adalah alat optik alamiah. alat optik yang lain adalah kaca mata, lup, mikroskop, teropong (teleskop), kamera, dan proyektor.
A. Mata & Kaca Mata
Pada waktu melihat benda lensa mata membentuk bayangan benda pada retina dibagian belakang bola mata. Suatu susunan syaraf penglihatan menyalurkan ransangan cahaya itu ke otak sehingga timbul kesan melihat benda itu.
lensa mata dapat berubah - ubah tebal tipis nya sesuai dengan letak benda yang dilihat. Perubahan ini mengubah jarak fokus lensa itu. Dengan demikian letak bayangan bendayang dilihat jatuh tepat di retina.
Kemampuan lensa mata nenyesuaikan jarak fokus nya di sebut kamampuan berakomodasi atau daya akomodasi mata.
a) Hipermetropia dan Presbiopia
Hipermetropia (rabun dekat) dan presbiopia (mata orang tua) adalah cacat mata yang tidak dapat melihat benda - banda dekat karna titik dekat nya lebih dari 25cm, sedangkan titik jauh mata sama dengan mata normal yaitu di tak berhingga. Diatasi dengan lensa cembung (konvergen).
Diposting oleh www.ridwan_capricorn.blogspot.com di 07.57 0 komentar
Rabu, 28 April 2010
Menghitung Rencana Anggaran Biaya, Gimana?
Anda pasti sudah akrab dengan istilah RAB, bukan? Tapi anda pasti sering bingung bagaimana cara menghitungnya. Memang, paling praktis adalah membawa gambar kerja keseluruhan anda ke ahli bangunan untuk memperkirakan anggaran yang bakal anda keluarkan dalam pembangunan rumah anda. Bagi anda yang berminat untuk sedikit mengetahui cara menghitung RAB, pengetahuan praktis untuk memudahkan anda mengerjakan perhitungan kami sediakan dalam artikel ini.
Pada dasarnya kita memakai analisis BOW (peninggalan Belanda) untuk menghitung harga satuan pekerjaan. Di dalam analisis tersebut terdapat perhitungan jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk mengerjakan suatu pekerjaan dengan menggunakan koefisien tertentu, serta jumlah bahan dan alat bantu yang dibutuhkan. Nah, untuk mempermudah dan mempersingkat waktu anda mempelajari, kami hanya akan menyertakan harga satuan hasil analisis BOW. Meskipun demikian harga tersebut tidak bersifat mengikat karena harga material dan upah tenaga kerja berbeda-beda pada setiap daerah.
Hal pertama yang perlu anda hitung adalah volume pekerjaan per satuan pada tabel yang telah disediakan. Untuk itu, kemampuan matematika anda perlu digunakan lagi di sini. Pekerjaan pertama pada suatu proyek adalah pekerjaan persiapan yang meliputi banyak hal, misalnya pembersihan lahan, pengukuran, pasang papan bouwplank (pembatas daerah kerja), pengurugan tanah (bisa pada persiapan, bisa masuk pekerjaan tanah), pembuatan plang nama proyek, dan pembuatan barak kerja. Jenis pekerjaan tersebut bisa bertambah apabila tingkat kompleksitas proyek semakin tinggi.
Untuk menghitungnya, anda harus mempunyai satu set gambar kerja lengkap. Apabila anda ingin mencoba menghitung dengan denah riil, unduh gambar low resolution disini. Misalnya untuk pembersihan lahan, anda tinggal menghitung luasan keseluruhan lahan kerja. Untuk pengukuran dan pasang bouwplank anda cukup menghitung keseluruhan panjang dinding-dinding yang akan dikerjakan. Apabila anda ingin meninggikan bangunan, pengurugan tanah pasti dibutuhkan. Untuk itu anda cukup menghitung volume tanah yang dibutuhkan ditambah 10% untuk pemadatannya.
| No | Macam Pekerjaan | Satuan | Volume | Harga Satuan | Jumlah Harga |
| I. | Pekerjaan Persiapan |
| |||
| 1 | Pembersihan Lahan | m2 | 7000.00 | ||
| 2 | Pekerjaan Pengukuran & pasang bouwplank | m | 25000.00 | ||
| 3 | Pekerjaan Pengurugan tanah | m3 | 45000.00 | ||
| Subtotal 1 |
|
|
Untuk bangunan rumah tinggal, pada umumnya pekerjaan selanjutnya adalah pekerjaan tanah dan pasir.
| II. | Pekerjaan Tanah & Pasir | ||||
| 1 | Galian Tanah Pondasi | m3 | 20000.00 | ||
| 2 | Urugan Pasir Bawah Pondasi | m3 | 80000.00 | ||
| 3 | Urugan Tanah Kembali | m3 | 10000.00 | ||
| 4 | Urugan Pasir Bawah Lantai | m3 | 80000.00 | ||
| Subtotal 2 |
|
|
Pada pekerjaan galian pondasi anda juga menghitung volume tanah yang harus digali. Caranya adalah dengan menghitung volume pondasi batu kali dan pondasi telapak. Untuk pondasi batu kali, karena bentuk penampangnya trapesium, maka volumenya adalah (0.15+0.80)x0.5×0.8x panjang keseluruhan pondasi (m3). Berbeda dengan pondasi batu kali, untuk pondasi telapak anda harus menghitung volume balok, yaitu 1 x 1 x 2 x jumlah pondasi telapak (m3). Untuk mengisi kolom yang tersedia anda harus menjumlahkan volume total kedua pondasi tersebut.
Untuk pengurugan pasir, karena dasarnya persegi, maka volumenya adalah 0.15 x 1 x panjang keseluruhan pondasi menerus + 0.15 x 1.20 x 1.20 x jumlah pondasi telapak. Untuk menghitung urugan kembali anda bisa melebihkan sisa ruang yang ada untuk memudahkan penghitungan anda. Mudah bukan?
Langkah selanjutnya adalah dengan menghitung pekerjaan beton rumah anda. Tidak berbeda dengan penghitungan sebelumnya, menghitung volume beton apabila harga satuannya sudah diketahui menjadi sangat mudah. Anda cukup menghitung luas penampang balok x panjang komponen struktur yang bersangkutan. Untuk menghitung plat lantai sebaiknya anda menghitung volume keseluruhan tanpa menguranginya dengan ukuran balok karena pada kenyataan di lapangan, kontraktor kadang-kadang tidak akurat dalam membuat cetakannya. Selain itu, hal ini untuk mengantisipasi penyusutan di lapangan serta volume beton yang mungkin terbuang.
| III. | Pekerjaan Beton | ||||
| 1 | Rabat Beton 5 cm 1pc:3ps:5kr | m3 | 500000.00 | ||
| 2 | Sloof 1 (misal: 20/35) | m3 | 2524000.00 | ||
| 3 | Sloof 2 (misal: 15/25) | m3 | 1750000.00 | ||
| 4 | Kolom Struktur 1 (misal: 30/30) | m3 | 3500000.00 | ||
| 5 | Kolom Struktur 2 (misal: 20/20) | m3 | 3421100.00 | ||
| 6 | Kolom Praktis (misal: 15/15) | m3 | 1750000.00 | ||
| 7 | Balok Latei (misal: 15/15) | m3 | 1750000.00 | ||
| 8 | Balok Ring (misal: 15/20) | m3 | 1650000.00 | ||
| 9 | Balok Struktur 1 (misal: 25/45) | m3 | 3750000.00 | ||
| 10 | Balok Struktur 2 (misal: 20/40) | m3 | 3650000.00 | ||
| 11 | Plat Lantai 2, tebal 12 cm | m3 | 3250000.00 | ||
| 12 | Plat Atap, tebal 10 cm | m3 | 2767000.00 | ||
| 13 | Pondasi Telapak 1 x 1 m | m3 | 1750000.00 | ||
| Subtotal 3 |
|
Selain menghitung struktur beton, tentunya anda masih harus menghitung volume pekerjaan pondasi. Untuk itu, anda harus membuat tabulasi pekerjaan pasangan, plesteran, dan sponengan supaya mempermudah pekerjaan anda. Beberapa komponen pekerjaan adalah pasangan pondasi batu kali, pasangan batu merah, pasangan trasram (lapisan kedap air), pasangan rolag, plesteran, plesteran sebagai trasram, dan sponengan. Apabila masih ada sisa pekerjaan lain, anda dapat menambahkannya ke dalam tabel.
Untuk penghitungan volume pondasi, anda cukup mencantumkan hasil penghitungan volume galian tanah pondasi menerus. Apabila anda menghitung dengan tepat, seharusnya hasilnya sesuai dengan volume pondasi yang anda butuhkan.
Penghitungan volume dinding tidak terlalu berbeda, yaitu dengan mengukur keseluruhan panjang dinding pada denah, menghitung ketinggian, serta memodifikasi penghitungan luas apabila anda menemukan gunung-gunung (dinding segitiga penyangga atap). Selanjutnya anda tinggal mengalikannya dengan lebar dinding bata, yaitu 0.15 m.
Untuk plesteran, anda harus menghitung keseluruhan luas dinding pada denah anda. Berbeda dengan plesteran, sponengan hanya dihitung dalam m. Cara menghitungnya cukup mudah, yaitu mengukur total keliling bukaan jendela dan pintu pada gambar detil pintu dan jendela.
| IV. | Pek. Pasangan, Plesteran & Sponengan | ||||
| 1 | Pasangan Pondasi Batu Kali | m3 | 435500.00 | ||
| 2 | Pasangan Batu Merah | m3 | 250000.00 | ||
| 3 | Pasangan Batu Merah Trasram | m3 | 350000.00 | ||
| 4 | Pasangan Rolag | m3 | 350000.00 | ||
| 5 | Plesteran | m2 | 12500.00 | ||
| 6 | Plesteran Trasram | m2 | 22500.00 | ||
| 7 | Sponengan | m1 | 7500.00 | ||
| Subtotal 4 |
|
Nah, semua rangka bangunan sudah anda hitung. Sekarang tinggal pekerjaan penutup atap untuk menyelesaikan penghitungan struktur bangunan anda.
| V. | Pekerjaan Penutup Atap | ||||
| 1 | Kuda-Kuda 1 (bentang 10m, sudut 30 derajat) | bh | 5500000.00 | ||
| 2 | ? Kuda-Kuda 1 | bh | 2650000.00 | ||
| 3 | Kuda-Kuda Konsol | bh | 1500000.00 | ||
| 4 | Pekerjaan Gording 8/12 | m3 | 7850000.00 | ||
| 5 | Pekerjaan Jurai 8/12 | m3 | 7850000.00 | ||
| 6 | Pekerjaan Nok 8/12 | m3 | 7850000.00 | ||
| 7 | Ikat Angin 6/12 | m3 | 7850000.00 | ||
| 8 | Penutup Atap Genteng Keramik Glazur | m2 | 188200.00 | ||
| 9 | Bubungan Genteng Keramik Glazur | m1 | 47500.00 | ||
| 10 | Pasang Papan Ruiter 2/15 | m1 | 27500.00 | ||
| 11 | Lisplang 2/30 | m1 | 47500.00 | ||
| 12 | Talang Seng 90×100 cm dengan papan kruing | m1 | 62500.00 | ||
| Subtotal 4 |
|
Pada penghitungan volume kuda-kuda, kami memberikan dalam ilustrasi harga pekerjaannya per satuan komponen. Hal ini untuk memudahkan anda dalam memahami perhitungan saja. Untuk gording sampai dengan ikatan angin, anda harus menghitung volume pekerjaannya. Caranya adalah dengan mencermati rencana atap yang anda miliki.
Apabila seluruh gording, jurai, nok, dan ikatan angin sudah anda ukur panjangnya, masing-masing komponen kemudian harus diukur volumenya dengan mengalikannya dengan luas penampangnya, misalnya nok: 0.08×0.12m x panjang keseluruhan nok (balok penyangga bubungan). Berbeda dengan hitungan volume rangka kayu, untuk penutup atap, anda harus menghitung total luasnya. Karena biasanya atap memiliki kemiringan tertentu, untuk mengetahui lebarnya, anda harus mengukurnya dari gambar tampak samping. Ukurlah lebar atap dari puncak sampai dengan ujung tritisannya. Setelah itu anda tinggal mengalikannya dengan panjang atap keseluruhan.
Untuk mengetahui panjang papan ruiter, anda cukup melihat hasil pengukuran panjang genteng bubungan. Apabila ingin mengetahui cara pemasangannya, anda dapat melihat skemanya pada gambar potongan bangunan anda. Panjang papan lisplang dan talang seng pada atap pelana adalah sama, jadi anda tinggal memasukkan hasil pengukuran salah satu komponen yang anda ukur. Apabila atap yang anda hitung adalah limasan, anda perlu menambahkan panjang talang seng pada garis pertemuan atap.
Sekarang anda telah menyelesaikan penghitungan struktur rumah secara utuh. Untuk menghitung RAB material finishing, mekanikal-elektrikal, dan lanskap, anda bisa mengikutinya pada artikel berikutnya.
(Property bandung)
Diposting oleh www.ridwan_capricorn.blogspot.com di 07.39 0 komentar
Rabu, 21 April 2010
Pencemaran udara
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pencemaran udara' adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti.
Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global.
Daftar isi |
Sumber Polusi Udara
Pencemar udara dibedakan menjadi dua yaitu, pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. [Karbon monoksida]adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemar-pencemar primer di atmosfer. Pembentukan [ozon]dalam [smog fotokimia]adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder.
Belakangan ini pertumbuhan keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan [pemanasan global yg mempengaruhi;
Kegiatan manusia
- Transportasi
- Industri
- Pembangkit listrik
- Pembakaran (perapian, kompor, furnace,[insinerator]dengan berbagai jenis bahan bakar
- Gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC)
Sumber alami
- Gunung berapi
- Rawa-rawa
- Kebakaran hutan
- [Nitrifikasi] dan [denitrifikasi]biologi
Sumber-sumber lain
- Transportasi[amonia]
- Kebocoran tangki][klor]
- Timbulan gas [metana]dari [lahan uruk]/[tempat pembuangan akhir] [sampah]
- Uap pelarut organik
Jenis-jenis pencemar
Dampak kesehatan
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik.
memperkirakan dampak pencemaran udara di Jakarta yang berkaitan dengan kematian prematur, perawatan rumah sakit, berkurangnya hari kerja efektif, dan ISPA pada tahun 1998 senilai dengan 1,8 trilyun rupiah dan akan meningkat menjadi 4,3 trilyun rupiah di tahun 2015.
Dampak terhadap tanaman
Tanaman yang tumbuh di daerah dengan tingkat pencemaran udara tinggi dapat terganggu pertumbuhannya dan rawan penyakit, antara lain klorosis, nekrosis, dan bintik hitam. Partikulat yang terdeposisi di permukaan tanaman dapat menghambat proses fotosintesis.
Hujan asam
pH biasa air hujan adalah 5,6 karena adanya CO2 di atmosfer. Pencemar udara seperti SO2 dan NO2 bereaksi dengan air hujan membentuk asam dan menurunkan pH air hujan. Dampak dari hujan asam ini antara lain:
- Mempengaruhi kualitas air permukaan
- Merusak tanaman
- Melarutkan logam-logam berat yang terdapat dalam tanah sehingga mempengaruhi kualitas air tanah dan air permukaan
- Bersifat korosif sehingga merusak material dan bangunan
Efek rumah kaca
Efek rumah kaca disebabkan oleh keberadaan CO2, CFC, metana, ozon, dan N2O di lapisan troposfer yang menyerap radiasi panas matahari yang dipantulkan oleh permukaan bumi. Akibatnya panas terperangkap dalam lapisan troposfer dan menimbulkan fenomena pemanasan global.
Dampak dari pemanasan global adalah:
- Pencairan es di kutub
- Perubahan iklim regional dan global
- Perubahan siklus hidup flora dan fauna
Kerusakan lapisan ozon
Lapisan ozon yang berada di stratosfer (ketinggian 20-35 km) merupakan pelindung alami bumi yang berfungsi memfilter radiasi ultraviolet B dari matahari. Pembentukan dan penguraian molekul-molekul ozon (O3) terjadi secara alami di stratosfer. Emisi CFC yang mencapai stratosfer dan bersifat sangat stabil menyebabkan laju penguraian molekul-molekul ozon lebih cepat dari pembentukannya, sehingga terbentuk lubang-lubang pada lapisan ozon. Dampak ==
Dampak kesehatan
Substansi pencemar yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernapasan. Jauhnya penetrasi zat pencemar ke dalam tubuh bergantung kepada jenis pencemar. Partikulat berukuran besar dapat tertahan di saluran pernapasan bagian atas, sedangkan partikulat berukuran kecil dan gas dapat mencapai paru-paru. Dari paru-paru, zat pencemar diserap oleh sistem peredaran darah dan menyebar ke seluruh tubuh.
Dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan akut), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, dan gangguan pernapasan lainnya. Beberapa zat pencemar dikategorikan sebagai toksik dan karsinogenik.
Diposting oleh www.ridwan_capricorn.blogspot.com di 08.29 0 komentar
Minggu, 14 Februari 2010
INFORMASI KOMPUTER 2010

Perusahaan yang mendominasi pasaran DirectX 11 yang berlokasi di California, NVIDIA yang masih menunda peluncuran kartu grafis GTX 470 dan 480 yang berbasis Fermi. Namun demikian, pembuat chip ini memiliki beberapa rencana untuk chipset dan bisnis CPU, sesuai dengan rincian yang baru-baru ini telah muncul di Internet. AMD tampaknya akan menyegarkan tawaran chipsetnya dengan model 870 terbaru, sedangkan di segmen CPU, rencana akan membuat processor terbaru yang akan bekerja pada kecepatan 3,2GHz. Menurut Fudzilla, AMD berencana untuk memperkenalkan sebuah chipset baru yang akan dirancang skala versi chipset 870FX mendatang. Cukup dijuluki 870, chipset terbaru ini akan dipasangkan dengan beberapa pilihan southbridge arus utama, seperti SB600, SB700, SB710 atau SB750. Sejauh spesifikasi teknisnya, chipset terbaru ini akan menawarkan dukungan untuk soket AM3 dan x16 PCI Express gen 2 slot. Tidak ada grafik utamanya dan chipset TDP akan tetap pada bekerja pada 13W. Selain chipset baru, AMD juga akan memperkenalkan processor Phenom X4 II 94 terbaru, yang di-clock pada kecepatan 3.2GHz dan ditujukan bagi segmen bisnis. Berkat meningkatkan kecepatan kinerja, CPU terbaru ini akan menyediakan bisnis pengguna dengan peningkatan kinerja secara keseluruhan. Fitur lain termasuk TPD 95W dan cache 8MB, sejauh Fudzilla hendaki. Proccesor ini akan tersedia mulai kuartal kedua tahun 2010 ini, sebagai pilihan upgrade untuk Phenom II X4 B95 saat ini, berkecepatan 3.0GHz. Sayangnya, tidak ada kata rincian harga CPU yang akan datang, tapi jelas bahwa AMD ingin memberikan konsumen dengan alternatif yang lebih baik untuk beberapa pilihan terbaru Core i5 dan Core i7, yang tersedia di pasar, dari Intel. Sedangkan untuk chipset 870, kabarnya akan segera hadir pada bulan April 2010 mendatang.
Diposting oleh www.ridwan_capricorn.blogspot.com di 16.33 0 komentar
Jumat, 12 Februari 2010
Biaya Desain Arsitektur
Biaya Desain adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen dalam jumlah tertentu yang telah disepakati sebagai imbalan atas jasa yang dilakukan oleh arsitek/perencana untuk membuat desain rumah atau bangunan arsitektur.
Penentuan besarnya biaya desain biasanya ditentukan oleh dua hal, yaitu :
Jika arsitek hanya membuat desain, maka besarnya fee berkisar = 30.000/m2 Luas bangunan yang didesain oleh arsitek tersebut.
Contoh : Konsumen menginginkan desain rumah dengan luas bangunan 120 m2 , maka besar nya fee arsitek sebesar : 120 m2 x 40.000 = 4.800.000
Jika arsitek membuat desain sekaligus melakukan supervisi (melakukan pengawasan) atas pelaksanaan dan produksi bangunan tersebut, maka besarnya fee ditentukan berdasarkan persen/prosentase biaya produksi bangunan nya. Dalam hal ini besarnya fee sebesar : 5% sampai dengan 8% dari biaya produksi bangunan.
Contoh : Desain yang dibuat adalah rumah dengan luas bangunan 120 m2, diketahui biaya produksi bangunan (akan dibahas setelah ini) adalah sebesar 2.000.000/m2 , maka besarnya fee arsitek sebesar : 5% x (120 x 2.000.000) atau : (5 x 120, 2.000.000)/100 = 12.000.000
Dengan dua contoh sistem pembayaran diatas, tentu anda harus bijak memilih manakah jenis pembayaran yang sesuai dengan budget/anggaran anda. Sehingga anda tidak perlu mengeluh tentang mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa seorang arsitek (no offence yah ^.^ ).
Biaya Produksi Bangunan
Biaya produksi bangunan adalah sejumlah dana yang dikeluarkan oleh konsumen untuk membeli dan membayar upah atas pekerja, pemborong/kontraktor, material, pajak (ppn) dan biaya-biaya lainnya.
Biaya produksi bangunan ini jika ditaksir besarnya berkisar antara : 1.750.000 sampai dengan 2.500.000 per meter persegi luas bangunan yang akan dibuat, tergantung dari jenis dan detail bangunan yang akan dibuat (sederhana, sedang, dan mewah).
Contoh : Anda akan membangun rumah seluas 120 m2 , maka besarnya biaya yang harus anda keluarkan untuk merealisasikan bangunan tersebut (membayar upah kerja, material, dsb) adalah sebesar : 120 m2 x 2.000.000 = 240.000.000. Harga tersebut belum termasuk fee kontraktor/pemborong (sebesar 10% dari Biaya produksi) , dan pajak (ppn).
Untuk mereduksi besarnya biaya yang harus anda keluarkan, anda bisa saja mengeliminasi fee kontraktor dengan cara melaksanakan sendiri rancangan bangunan yang telah didesain.
Contoh perhitungan ini dibuat berdasarkan asumsi bahwa anda telah memiliki lahan/tanah yang siap untuk digunakan, dan jenis/detail bangunan kategori middle end .
Mungkin beberapa dari anda bertanya, bagaimana detail perhitungan atau estimasi dari biaya produksi bangunan itu?
Detail estimasi dri biaya produksi itu nantinya akan dijabarkan lebih lanjut dalam perhitungan Analisa Harga Satuan (upah pekerja, material, alat, kontraktor/pemborong, dsb).
Hasil dari perhitungan Analisa Harga Satuan tersebut nantinya merupakan komponen-komponen biaya yang direkap/dijumlahkan dalam Rencana Anggaran dan Biaya.
Sekarang anda mungkin dapat menebak kira-kira berapa besar keuntungan yang didapatkan oleh developer real estate untuk 1 unit rumah yang dijual kepada pembeli. Atau bisa dibalik, berapa duit pembeli yang hilang akibat ketidak pahaman pembeli menaksir biaya rumah yang akan dibeli. Tapi saya tidak menganjurkan anda untuk memprotes harga-harga rumah yang ditawarkan oleh developer real estate/perumahan tersebut, karena properti juga bagian dari bisnis.. Setiap pelaku bisnis telah melakukan investasi untuk memulai dan menjalankan bisnisnya, sehingga mereka perlu merencanakan break event point dan butuh reward atau keuntungan untuk menjamin kelangsungan usahanya (Saya tertawa ketika menulis bagian ini, seolah-olah saya ini seorang economist).
Sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah impain anda, saya sarankan anda berkonsultasi dahulu kepada arsitek yang anda percaya, anda tidak perlu khawatir akan dikenakan biaya, karena dalam hal konsultasi biasanya tidak dikenakan biaya apapaun.
Dari tulisan diatas bisa disimpulkan, ternyata biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa arsitek sebenarnya tidak terlalu besar, sehingga anda sebagai calon konsumen tidak perlu takut untuk berhubungan dengan para professional yang berkompeten untuk mendesain rumah impian anda.
Diposting oleh www.ridwan_capricorn.blogspot.com di 16.36 0 komentar